Skip to main content

Re-Redaksi LPM Burs@ Ke-X, Sri Pujiati Terpilih Menjadi Mandataris PU LPM BURS@ 2016/17

Sri Pujiati Berikan Wejangan  saat terpilih Sebagai Mendataris Pimpinan Umum LPM BURSA Periode 2016-2017 di Acara Re-redaksi LPM BURSA Ke-X di Ruang 1 C fsh UNISNU Jepara. Selasa (30/8)

UNISNU – Selasa (30/8) Lembaga Pers Mahasiswa Burs@ atau yang sering disingkat dengan nama LPM Bursa fakultas Syariah dan hukum sudah berumur satu decade atau sepuluh tahun. Lpm bursa yang berdiri sejak tahun 2006 sudah melakukan re-redaksi atau reorganisasi kepengurusan yang ke sepuluh. Reorganisasi kali ini dilakukan oleh pengurus LPM Burs@ yang didatangi oleh dekan fakultas Syariah dan Hukum (Mayadina RM.) yang mana Beliau merupakan perintis berdirinya LPM Burs@ dan juga yang memberi nama Bursa yang merupakan singkatan dari Buletin Radar Syariah. Selain Bu Maya, di acara reorganisasi ini juga hadir pula bapak Nur Kholis selaku Pembina LPM Burs@. Beliau juga pernah berproses di LPM Burs@ ini. 

Acara yang dibuka tepat pukul 9 ini berjalan dengan lancar hingga selesai. Bu Mayadina dan bapak Nur Kholis dalam sambutannya memberi apresiasi kepada para pengurus dan anggota LPM Burs@ yang telah bekerja keras untuk mempertahankan eksistensinya.  Bapak Nur Kholis juga berpesan agar LPM Bursa bisa lebih baik dan bisa lebih produktif dalam berkarya. Beliau juga berpesan jika siapapun yang terpilih untuk menjadi Pimpinan Umm (PU) tidak menjadikan itu sebagai beban tetapi bisa menjadikan itu sebagai hal yang harus dinikmati. karena menurut beliau siapapun yang banyak berbuat maka dia yang akan banyak mendapatkan. Beliau juga siap jika nanti diminta bantuan oleh para pengurus yang baru berupa bimbingan maupun dukungan.

Sedangkan bu Maya memberi nasihat untuk tetap semangat karena keadaan LPM Burs@ yang sekarang jauh lebih baik daripada sepuluh tahun yang lalu. Di mana dulu, pihak Universitas belum memberikan dana untuk LPM Burs@ seperti sekarang. Namun permasalahan keuangan memang menjadi masalah klasik di LPM Burs@  apalagi untuk kegiatan cetak mencetak yang membutuhkan biaya yang cukup besar. Bu Mayadina memberikan solusi bagi pengurus LPM Burs@ untuk bisa bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada seperti Pemda Jepara. 

Sebelum pemilihan mandataris kepengurusan, terlebih dahulu dibacakan AD/ART LPM Burs@ oleh isfina Maliya. Dalam pembahasan AD/ART kali ini, ada beberapa perubahan yang dilakukan yang disetujui oleh para anggota LPM Burs@. Perubahan itu di antaranya mengenai keanggotaan LPM Burs@ yang sebelumnya anggota adalah orang yang telah melakukan PJTD (Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar) di LPM Burs@ diganti dengan manghapus nama LPM Burs@. Hal ini menunjukkan adanya kebebasan untuk mengikuti PJTD tidak harus di LPM Burs@ tetapi bisa di tempat yang lainnya. 

Pemilihan mandataris kemudian dilakukan. Pemilihan calon PU dilakukan melalui pemilihan suara anggota. Yaitu memilih tiga calon yang memiliki suara terbanyak. Tiga calon yang terpilih yairu Zainal Muhlisin, Riska Damayanti dan Sri Pujiati. Setelah melalui pemilihan dan penghitungan suara akhirnya terpilihlah Sri Pujiati sebagai Pimpinan Umum yang baru pada periode 2016-2017 dengan total 15 suara, kemudian diikuti Zainal Muhlisin 3 suara dan Riska Damayanti 1 suara. Puji tidak menyangka dia akan terpilih menjadi PU karena selama ini dia belum memahami dan merasa tidak pantas untuk menjadi Pimpinan Umum LPM Burs@. Namun dia berharap dia bisa meneruskan perjuangan para perintis LPM Burs@. RS/ Sri Pujiati

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus