Skip to main content

Pembukaan PKKMB UNISNU Jepara 2016/2017 Ditandai dengan Pelepasan Balon


 

Pembukaan PKKMB UNISNU Jepara 2016/2017 Ditandai dengan Pelepasan Balon

Rektor UNISNU memberikan sambutan dalam upacara pembukaan PKKMB

 

UNISNU- (5/9) bertempat di halaman utama UNISNU Jepara upacara pembukaan PKKMB 2016/2017 resmi dibuka. Uapacara pembukaan ini selain dihadiri oleh para peserta PKKMB, mahasiswa dan dosenjuga dihadiri beberapa tamu undangan seperi bapak Hendro Martojo dan lainnya. Upacara yang dimulai pada pukul 07.00 lebih ini dapat berjalan dengan lancar dan khidmad. Upacara ini berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Upacara ini dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh bapak Zaenuri yang membacakan Q.S Al-Mujadalah ayat 11. Ayat ini tentu sesuai dengan kegiatan pada pagi hari ini yaitu PKKMB. Dimana dalam kegiatan PKKMB ini merupakan awal dari para mahasiswa baru untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Kemudian dilanjutkan laporan dari ketua panitia OC yaitu bapak Suryono. Beliau menjelaskan jika kegiatan PKKMB ini akan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu gelombang pertama dan gelombang kedua. Untuk gelombang pertama akan dilaksanakan pada tanggal 5-8 September 2016 yang diikuti 787 mahasiswa terdiri dari lima fakultas. Yaitu fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum, Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Sains dan Teknologi dan Ekonmi dan Bissnis.

Kegiatan PKKMB pada gelombang pertama akan dibagi menjadi dua yaitu dari universitas yang berlangsung selama dua hari (5-6) September, dan dar masing-masing fakultas (7-8) september. Sedangkan untuk gelombang kedua akan dilaksanakan pada Minggu, 11 September 2016. Beliau juga menjelaskan tentang susunan panitia yang terdiri dari dosen, perwakilan BEM, UKK dan UKM yang ada di UNISNU Jepara. 

Lalu sambutan dari presiden BEM Universitas yang disampaikan oleh Ferry. Dia menjelaskan bahwa kegitan PKKMB ini sebagai gerbang unuk emgikuti kegitan-kegitan yang ada di kampus nanti. Sehingga dia berharap para mahasiswa dapat mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki untuk ikut memajukan UNISNU. Sambutan ini juga dibenar kan oleh rektor UNISNU, bapak Sa’dullah As-Sa’idi yang juga menyampaikan sambutan pada upacara pembukaan PKKMB 2016/2017. Beliau menyampaikan jika kuliah merupakan jenjang yang lebih tinggi dari SMA, sehingga para mahasiswa harus bisa lebih mengmebangkan potensi yang dimiliki. Beliau berharap mahsiswa baru ini nanti bisa menjadi mahasiswa yang cendekia dan berakhlaqul karimah. 



Sambutan yang terakhir yaitu dari ketua YAPTINU Jepara bapak Ali Irfan Muchtar. Beliau menyampaikan sambutan dengan gaya humor dan lawak khas dari beliau. Hal ini menimbulkan gelaak tawa dari peserta PKKMB sehingga suasana menjadi cair. Dalam sambutannya beliau mengingatkan jika Jepara adalah kota yang sejak dulu sudah dikenal di mata dunia. Seperti Ratu Shima yang dikenal dengan keadilannya dan R.A kartini yang dikenal dari perjuangannya dalam membela hak-hak kaum perempuan. Melalui tokoh-okoh itulah Jepara dikenal dimata dunia.
pelepasan balon oleh bapak Ali Irfan Mochtar
penyematan tanda mahasiswa baru oleh rektor UNISNU
 


 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Acara kemudian dialnjutkan penyematan tanda kepada kedua mahasiswa baru yang dilakukan oleh rektor UNISNU Jepara, Sa’dullah As-Sa’idi sebagai perwakilan dari mahasiswa lain. Kemudian dilanjutkan dengan pelepasan balon yang dilaukan oleh bapak Ali Irfan Muchtar sebagai tanda di bukanya kegiatan PKKMB 2016. (RS/ Sri Pujiati)








Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus