Skip to main content

FSH UNISNU Jepara, Terjunkan Mahasiswanya PPL di KUA & Pengadilan Agama di Kab. jepara

Kepala KEMENAG Kab. Jepara memberikan sambutan saat pembekalan PPL Fakultas Syari'ah dan Hukum UNISNU Jepara 2015/2016 di ruang 1 a FSH, Jum'at (22/7)

UNISNU – Jum’at (22/7) Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISNU Jepara melaksanakan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Kantor Urusan Agama (KUA) & Pengadilan Agama (PA) Kabupaten JeparaTahun Akademik 2015-2016 Yang Dihadiri oleh Jajaran Dekanat FSH, Dosen FSH, KEMENAG Jepara, DPL & Juga Peserta PPL FSH UNISNU Jepara di ruang 1 a Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISNU Jepara.

PPL kali ini nantinya akan diikuti oleh mahasiswa FSH UNISNU Jepara yang telah memenuhi persyaratan peserta pelaksanaan PPL yaitu Mahasiswa yang telah Lulus Semester VI dan telah menyelesaikan sekurang- kurangnya 80 SKS . PPL kali ini akan berjalan selama 26 hari yang mana akan di berangkatkan pada Tanggal 25 Juli 2016 dan akan ditarik kembali pada tanggal 19 Agustus 2016.

PPL ini bisa digunakan sebagai wadah media mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu syari’ah dikantor urusan agama dan materi-materi Yudisial dipengadilan Agama Khususnya keadministrasian, kepaniteraan yang telah dipelajari didalam dunia Perkuliahan. 

Pada Pembekalan PPL kali ini, Kepala Kementrian Agama (KEMENAG) Kab. Jepara juga turut hadir untuk memberikan wejangan sebelum mahasiswa terjun langsung kelapangan. “Mahasiswa ini harus melihat langsung proses administrasi dilapangan dan mempelajarinya, Ilmu Tanpa Praktik itu Mandul, Di Jepara ini ada 16 Kecamatan yang mana disetiap kecamatan itu ada 1 KUA, dan disemua  KUA Tersebut KUA kedung Ketuanya masih kosong, dan ternyata merangkap di KUA Jepara, jadi ini peluang untuk mahasiswa” Tutur Beliau Dalam Sambutannya. 

Peserta PPL ini akan diterjunkan ke- 4 Lokasi yaitu di Kantor Urusan Agama (KUA) Batealit, Kantor Urusan Agama (KUA) Kedung, Kantor Urusan Agama (KUA) Jepara Kota dan Juga yang terakhir di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Jepara dengan dipandu Oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan nanti pada akhirnya akan diberikan tugas wajib, diantaranya menyusun laporan pelaksanaan PPL oleh masing-masing kelompok dengan format yang telah ditetapkan oleh Panitia PPL Fakultas Syari’ah & Hukum UNISNU Jepara 2016. 

Prakter Pengalaman Lapangan (PPL) yang di lakukan selama kurang lebih 26 Hari ini akan di lakukan di KUA selama 10 Hari di KUA yang telah ditetapkan dan 9 hari akan di lakukan di Pengadilan Agama (PA) Kab. Jepara dan mahasiswa diharapkan tertib selama mengikuti ppl Tersebut. “jaga Almamater Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISNU Jepara ditempat PPL Masing-masing dan ambil ilmu sebanyak-banyak pada pelajran lapangan kali ini” imbuh WADEK FSH UNISNU Jepara. (RS/Alim)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus