Skip to main content

Satu Dekade LPM Burs@ untuk Menjadi PERSMA yang Dinamis dan Profesional

Satu Dekade LPM Burs@ untuk Menjadi PERSMA yang Dinamis dan Profesional
Pimpinan Umum LPM Burs@ 2015/16 memberikan sambutannya pada acara ulang tahun LPM BURS@ Ke 10 yang juga didampingi oleh Pembina Burs@ beserta Para Jajaran alumni dan aktivis BURS@ di Ruang 1 c FSH. Kamis (9/6)

LPM Burs@ tepat berumur 10 tahun atau satu dekade pada tanggal 9 Juni 2016 kemarin. Di ulang tahun kali ini bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, dan LPM Burs@ mengadakan acara buka bersama dengan para alumni untuk merayakannya. Acara yang dihadiri para aktivis LPM Burs@ dan juga para alumni ini berlangsung khidmat dan lancar. Acara ini juga berlangsung sederhana dengan gaya lesehan dan sarasehan bareng dengan para alumni Burs@. 

Para alumni Burs@ juga turut hadir untuk merayakan ulang tahun ke 10 ini diantaranya mantan Pimpinan Umum dari awal berdirinya Burs@ hingga sekarang dan juga anggota senior-senior. Meskipun tidak semua PU hadir, namun itu tidak mengurangi semangat para peserta yang menghadiri acara ini. selain para alumni juga ada bapak Nur Kholis selaku pembina LPM BURS@ yang mana jika ditelisik dulunya merupakan aktivis LPM Burs@. “LPM Burs@ sudah seperti rumah kedua baginya karena dulu hidupnya di LPM Burs@. LPM Burs@ adalah tempat perjuangan bagi para mahasiswa" tutur Nur Kholis Hauqola (Pembina LPM BURS@). 

Para alumni juga memberi sambutan dan juga nasihat untuk para aktivis Burs@ yang sekarang untuk selalu giat dalam berkarya. “Bahwa menulis itu bukanlah bakat, tapi kemampuan yang bisa diasah jika ada kemauan yang keras. Karena menulis itu adalah latihan tidak bakat dari lahir. Menulis itu perlu pembiasaan dan latihan terus menerus. Dengan menulis kita bisa dikenang lewat tulisan-tulisan kita. Karena tulisan itulah yang menunjukkan keberadaan kita” Ali Burhan (Pendiri LPM BURS@).

Tema ulang tahun yang kesepuluh ini adalah “Refleksi Satu Dekade Untuk Menjadi Persma yang Dinamis dan Profesional. Diharapkan dengan tema tersebut, para aktivis LPM Burs@ bisa berkembang dinamis mengikuti perkembangan zaman yang ada. Selain itu juga, bisa menjadi jurnalis yang professional di bidangnya. 

Dari sejarahnya. LPM Burs@ merupakan lembaga pers pertama yang berdiri di kampus UNISNU. Untuk itu, LPM Burs@ menjadi pelopor berdirinya LPM-LPM lainnya seperti LPM Fokus, Ide@ dan Ekonomika. Sebagai lembaga pers yang menjadi pelopor, LPM Burs@ sudah mempunyai produk seperti Majalah SHIMA yang terbit setiap tahun dan juga Radar Syariah. Ini merupakan bukti bahwa LPM Burs@ merupakan lembaga pers yang produktif. 

Untuk itu ke depannya diharapkan LPM Burs@ bisa lebih produktif lagi, karena sekarang teknologi sudah semakin canggih. Jadi penyebaran berita bisa lewat media elektronik yang lebih hemat biaya dan juga lebih efektif. Karena jika menggunakan media cetak tentu membutuhkan biaya yang lebih banyak. Untuk itu diharapkan di ulang tahun yang kesepuluh LPM Burs@ ini para aktivisnya bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi yang ada. (RS/Sri Pujiati)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus