Skip to main content

WAPALHI Lakukan Sosialisasi Penghijaun Di Desa Papasan

Ketua WAPALHI FSH UNISNU memberikan sambutan Pada saat Sosialisaai Penghijauan di Desa Papasan. Senin (12/3)

Jepara - senin (14/3) Wahana Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (WAPALHI) FSH UNISNU Jepara melakukan sosialisasi  penghijauan lereng Gunung Muria yang bertempat di Desa Papasan Kec Kembang Kab. Jepara. Acara ini dilaksanakan di Balai Desa Papasan yang di hadiri oleh perwakilan mahasiswa UNISNU, perangkat Desa Papasan,  serta warga Desa Papasan. 

Kegiatan ini mengusung tema "Bersama menanam pohon untuk meningkatkan kepedulian lingkungan dan pencegahan bencana alam" paitia berharap dengan adanya sosialisasi ini minat warga untuk menjaga lingkungan hidup di lereng Gunung Muria serta tetap tumbuh hijau, manfaat dari peduli terhadap lingkungan ini sangat banyak, termasuk bisa mengurangi bencana alam seperti longsor, banjir dll. 

Di jepara ini sendiri merupkan kota hijau yg memiliki hutan begitu besar dan perlu adanya perawatan serta penyuluhan oleh pemerintah untuk tetap menjadi kota yang hijau dan ini perlu adanya campur tangan pula oleh masyarakat. Dan juga Hidup sehat akan tetap ada pada diri kita apabila kita memiliki lingkungan yang sehat. 

Penanaman pohon di jepara harus digalakkan dari diri sendiri serta masyarakat supaya alam di jepara tetap hijau. Penebangan pohon harus di hentikan supaya jepara ini tetap hijau. "Di Negara Singapore setiap orang yg ingin menebang pohon harus izin kepada bpk petinggi padahal itu pohon itu miliknya sendiri dan di tanah sendiri seperty itu harus di terpkan pada diri kita sekarang ini. Supaya kita lebih peduli kpda lingkungan kita sendiri dan itu sangat brmanfaat pada diru kita dan kehidupan anak cucu kita nanti" imbuh wakil Dekan FSH (Bapak Hudi) pada sambutan pembukaan sosialisai penghijauan ini.

Dalam pelaksanaan penanam pohon ini diharapkan nanti tetap brjalan dengan lancar "dalam pembagian pohon. Nanti diharapkan bisa berjalan sesuai rencana. Tidak ada keirian dalam lahan yg akan di tananmi pohon. Karena lahan itu sudah ditentukan oleh panitia" tutur kepala desa papasan (zaenal atifin).

Setelah sosialisasi ini dalam waktu 1 minggu yang akan datang akan dilaksanakan penanaman pohon sebanyak 3.000 – 4.000 bibit Pohon. “seminggu yang akan datang akan dilaksanaan penananm pohon di lereng muria yg bertempat di desa papasan sebanyak 3.000-4.000 bibit Pohon dan ini akan dilaksanakan tgl  20-21 maret 2016 yg akan di datangi langsung oleh Bpk bupati jepara.” Imbuh Ketua WAPALHI (Syafa’at). RS/ALIM

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus