Skip to main content

Pengurus Muslimat NU Cabang Jepara Perkuat Ilmu Teknologi

Ketua Muslimat Cabang Jepara Memberikan sambutan pada Pelatihan Tekhnologi Informasi di Aula Gedung NU Jepara, Kamis (3/3)
Jepara – Dalam rangka Harlah Muslimat Nahdlatul Ulama’ Cabang Jepara Mengadakan Pelatihan Tekhnologi Informasi di Aula Gedung NU Jepara, Kamis (3/3). Pelatihan ini di hadiri oleh Pengurus–pengurus Muslimat se-kabupaten jepara. Pelatihan ini bekerja sama dengan Telkom Kudus dan juga LPM BURS@ sebagai pendamping pelatihan ini. 

Informasi teknologi saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi setiap individu, mulai dari anak anak sampai dewasa. tinggal tergantung kita memanfaatkannya. Apabila digunakan secara positif maka akan bermanfaat bagi kita dan apabila sebaliknya maka akan merugikan kita “berbagaimacam Tekhnologi sekarang ini sudah marak dikalangan remaja sekarang ini, ibu harus bisa mengawasi anak didiknya supaya bisa memanfaatkan tekhnologi.” Imbuh Ketua muslimat NU Cabang Jepara (Bu Aini).

Tujuan dari pelatihan ini supaya setiap invidu pengurus muslimat bisa mengetahui dan tidak gaptek dengan tekhnologi “tujuan diadakan pelatihan ini adalah meningkatkan kapasitas pengurus muslimat mulai anak cabang sampai pengurus cabang dan juga memudahkan komunikasi organisasi melalui pemanfaatan tekhnologi informasi dan komunikasi” tutur penanggung jawab kegiatan ini (Bu maya).

Materi yang disampaikan yaitu Materi Dasar yang meliputi pembuatan email, buka email, dan  mengirim email. Kemudian Materi Menengah yang meliputi Membuat blog yang akan disampaikan pada pertemuan yang akan datang, kegiatan Harlah Muslimat ke-70 tidak hanya pelatihan ini. Akan dilanjutkan dengan Gebyar Festival Anak Paud yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2016. RS/Alim

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus