Skip to main content

LPM BURSA Bekali Reporter Muda Dengan Ilmu Desain Grafis

Pembimbing memberikan arahan cara mendesain yang mudah  kepada para peserta Pelatiahan Desain Grafis LPM BURS@. Sabtu (26/3)

Sabtu, (26/3) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) BURS@ Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISNU Jepara Lakukan pelatihan Desain Grafis untuk anggota LPM BURS@ yang meliputi pelatihan desain dasar bagi setiap anak jurnalis untuk pembekalan individu masing-masing dalam dunia kreatifitas desain yang dilaksanakan di ruang Lab. Komputer (Lantai 2) Gedung Hijau UNISNU Jepara.

Acara yang dihadiri oleh anggota LPM BURS@ dan juga perwakilan dari Organisasi Mahasiswa UNISNU ini di bimbing langsung oleh Zainudin (Tenaga Ahli LPM BURS@)  yang mana beliau merupakan seseorang yang sudah ahli dalam bidang desain grafis yang dalam pelatihan ini para peserta sangat berantusias sekali mengikuti acara tersebut sampai selesai.

Di dalam dunia kejurnalistikan anggota diharapkan bisa mendesain, entah itu dalam pembuatan pamflet, banner, majalah, buletin, koran tempel dan lain lain. “Kita adalah seorang jurnalis yang diharapkan dapat mencurahkan pikiran atau pesan seseorang lewat tulisan, akan tetapi kita juga harus bisa mencurahkan pikiran dan pesan kita kehalayak rame dengan sebuah kreatifitas desain untuk menambah seni didalam penyampaiannya tersebut, banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari ilmu desain itu, kita bisa menambah kretifitas kita, menambah ilmu berkomunikasi lewat desain visual yang ketika hanya melihat saja orang itu sudah faham dan lain sebagainya” tutur Pimpinan Umum (PU) LPM BURSA 2015/16 Saudara (Ailm).

Lpm burs@ sendiri melakukan pelatihan ini supaya setiap anggota LPM BURS@ yang ada ini bisa menguasai ilmu desain, jadi yang mereka miliki itu tidak hanya ilmu tentang wawancara, menulis, akan tetapi harus juga bisa mengembangkan kreatifitas melalui desain grafis ini.

Didalam jalannya sebuah roda lembaga pers, para anggota yang ada didalamnya dituntut harus bisa menguasai segala bidang keilmuan yang ada sangkut pautnya dengan media informasi, seperti harus bisa mengunakan internet (Media Sosial) untuk mempublikasikan berita, membuat ucapan ucapan selamat dari desain, serta mampu melay out karya media cetak yang menjadi identitas lembaga pers tersebut “Didalam lpm bursa, anggota harusbisa menguasai segala ilmu media informasi, yang didalamnya meliputi medsos, surat kabar dan seluk beluk didunia pers. jadi mumpung kalian masih menjadi anggota, maka mintalah semua ilmu itu pada pimpinan kalian” Imbuh Pembimbing Pelatihan Desain grafis (Zainudin).

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia. Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar dan tata letak.

Pelatihan Desain Grafis sangat dibutuhkan oleh setiap instansi, karena media komunikasi visual merupakan media penyampaian informasi yang efektif untuk tujuan internal organisasi maupun eksternal (publik), karena secara umum orang akan lebih mudah memahami dan menerima pesan dalam bentuk visual dibanding dalm bentuk teks biasa.
Pelatihan ini secara teknis mempelajari metode merancang dan proses pembuatan sebuah media komunikasi visual instansi atau organisasi. Pelatihan ini nantinya akan dilanjtutkan kembali pada bulan april mendatang untuk menambah lagi kreatifitas yang sudah diawali dari ilmu dasarnya pada hari ini. RS/Alim

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus