Skip to main content

Pelatihan Administrasi & Pembuatan Proposal Berhadiah Uang

Bupati HMP AS Memberikan Sambutan Pada Pelatihan Adminitrasi & Pembuatan Proposal, Kamis (25/2).
LPM BURSA - UNISNU, Kamis ( 25/2) Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Al-ahwal al-syakhsiyyah (AS) mengadakan pelatihan Administrasi dan pembuatan proposal yang membawa 2 pemateri. Yang pertama Nur Kholis Hauqola sebagai Pemateri Pembuatan Proposal dan M. Iklil sebagai pemateri pelatihan administrasi. Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa fakultas syari’ah dan hukum unisnu Jepara dan juga perwakilan semua organ yang ada di UNISNU.

Pelatihan ini mengusung tema “Meningkatkan softskill Mahasiswa Mewujudkan Generasi Serba Bisa” sehingga panitia berharap untuk semua peserta yang hadir ini dapat membuat apa saja yang berhubungan administrasi dan bisa membuat proposal. “kalian Semua Mahasiswa harus bisa membuat proposal dan paham administrasi, karena apa, nanti setelah kita terjun langsung di masyarakat yang akan dicari adalah mahasiswa, yang mana harus serba bisa di dalam segala ilmu, mahasiswa diharapkan oleh masyarakat untuk memutarkan roda organisasi/kelembagaan yang ada  di masyarakat” imbuh ketua HMP AS (Agus) dalam sambutannya.

Pelatihan administrasi dan proposal ini  mendapat antusias dari kaprodi AS (Bpk Hudi) yang menghimbau mahasiswa untuk selalu membuat kegiatan yang menambah khazanah keilmuan mahasiswa syari’ah “mahasiswa itu ya harus mengikuti kegiatan-kegiatan seperti ini, tidak hanya duduk di kelas. Dan kegiatan ini harus sering di lakukan oleh organ-organ FSH” imbuhnya.

Pelatihan Proposal ini berhadiah Rp. 50.000 bagi setiap peserta yang mengikuti pelatihan proposal ini dan membuat proposal permintaan dana  yang bertemakan pelatihan ilmu Falak dan juga  lolos seleksi dari panitia. Tutur Ketua Panitia (Saifurrahman) dalam sambutannya “semua peserta berhak mendapatkan 50.000 apabila nanti dalam pengiriman proposal ke kami itu proposalnya lolos seleksi dari kami (HMP AS)” RS/Isfina A

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus