Skip to main content

Pendidikan Dasar (PENDAS) WAPALHI Angkatan XX

Panitia Melakukan Persiapan Pendas Hari terkahir di Jurang Nganten 
LPM BURSA - UNISNU, (27/11) Wapalhi merupakan salah satu organisasi yang berada di bawah naungan Fakultas Syariah dan Hukum Unianu Jepara. Wapalhi ini di dalamnya mengajarkan beberapa hal yang menyangkut alam maupun melestarikan alam dan lingkungan. Wapalhi lahir tanggal 01 Mei 1997, Jadi sudah 18 tahun wapalhi berdiri.

Wapalhi mempunyai sebuah semboyan yaitu Pari Cakra Cikara Giri yang artinya Perjalanan menuju puncak melewati bukit lembah gunung. Seperti tahun-tahun sebelumnya wapalhi melaksanakan perekrutan anggota baru atau sering disebut Pendidikan dasar (Pendas). Pendas di tahun ini sudah mencapai Angkatan ke-20 yaitu angkatan Satya Cendhana.

Pendidikan Dasar (Pendas) Wapalhi Angkatan XX di ikuti 17 orang mahasiswa baru dari semua fakultas yang ada di UNISNU. Kegiatan tersebut di laksanakan di halaman kampus Unisnu Jepara (Gd.Hijau) dan di Wisata Air Terjun Jurang Nganten Tanjung Jepara. Waktu pelaksanaan hari Jumat-Senin tanggal 27-30 November 2015, Pukul 16.00 s/d selesai.

Rentetan acaranya diawali dari Opening Ceremony yang di buka oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum bapak Drs. H Ahmad Barowi ,M.Ag, beliau memberikan beberapa wejangan pada calon anggota baru supaya kalau sudah di alam liar jangan lupa sholatnya dan supaya untuk berhati-hati karena sudah berada di alam serta Misbahus Sholikin selaku Gubernur BEM Fakultas Syariah dan Hukum memberikan sambutan terakhir dalam masa jabatannya agar selalu memjunjung tinggi nama baik fakultas maupun UNISNU. Setelah upacara pembukaan selesai acara dilanjutkan dengan kelokasi camp (Tanjung) Jepara. Transit pertama di Masjid Tanjung untuk istirahat dan sholat ,selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke lokasi camp (Tanjung). Setelah sampai di lokasi camp, disana diberi materi-materi oleh alumni-alumni wapalhi. Seperti materi Ke Walpahian (Abdul Minan Ali),Materi Pionering (Arif Afandi),Materi Advokasi (Agus Setyawan), Materi ke-PA-an (Ahmad Syarof), Materi Mountainering (Afnanul Wafid), Materi SAR(Ahmad Nadzib), Materi Survival (Ismail Isna Umar).

Setelah materi tersebut selesai di Tanjung perjalan di lanjutkan ke kampus hari minggu pagi pukul 09.00-20.00 hiking.Sampai di kampus ,istirahat dan di lanjutkan renungan malam oleh alumni wapalhi (H.Ahris) dan Pembaiatan oleh Ketua Umum Wapalhi (Muhammad Syafa’at).Setelah acara pembaiatan selesai semua calon anggota baru sudah resmi menjadi anggota baru. “Kegiatan ini sangat menyenangkan karena kita tidak hanya dapat teman ,pengalaman, tapi kita juga mendapatkan pelajaran dan ilmu yang belum tentu disampaikan di bangku perkuliahan.” Tutur Ayu salah peserta Pendas wapalhi. RS.Izzah, Yetik, Ani

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus