Skip to main content

Mentrasferkan Gagasan Melalui Kejurnalistikan

Peserta PJTD LPM BURS@ Foto Bersama dengan Pemateri
UNISNU - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Burs@ menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) tahun 2015 dengan mengusung  tema “Mentransferkan gagasan melalui Kejurnalistikan” yang bertempat di Gedung Majlis Ta’lim Perum. PURI PAKA Bawu, Batealit, Jepara, Acara ini berlangsung selama 3 hari, yang mana diikuti oleh Mahasiswa Unisnu Jepara. peserta yang mengikuti PJTD ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa fakultas syari'ah, akan tetapi di ikuti juga oleh fakultas lain, seperti mahasiswa fakultas tarbiyah, Jum'at (13/11).

PJTD ini dilaksanakan sekaligus untuk perekrutan anggota baru angkatan periode 2015-2016. Adapun pemateri yang diundang untuk memeberikan materi di PJTD ini diantaranya Wartawan Jawa Pos (Femi Noviyanti) yang menyampaikan materi berita dan features, Wartawan Suara Merdeka (Muhammadun Sanomae) menyampaiakan materi Teknik Wawancara dan Juga Banyak Pemateri yang lain alumni Lpm Burs@ sendiri, seperti Joko Syahputra (Hunting), Zainudin (Lay Out), Muhammad Saifuddin (Artikel). 

PJTD ini merupakan langkah awal bagi para jurnalis pemula yang ingin menggeluti bidang kejurnalistikan untuk membuat diri mereka paham betul seluk beluk seorang jurnalis, mengetahui apa yang harus dilakukannya ketika nanti menjadi Jurnalis sungguhan. langkah awal yang bisa di buat metode pembelajaran awal para jurnalis Kampus yaitu memberikan yang terbaik bagi kampus melalui gagasan-gagasan yang membangun bagi kampus lewat tulisannya seperti yang di kataan Gubernur BEM FSH, yang diwakili iklil "Setelah anda melalui PJTD ini, kalian semua harus bisa memberikan yang terbaik untuk kampus UNISNU lewat karya-karya tulisan anda, lewat tulisan yang membangun kampus itulah  kalian akan selalu dikenang oleh khalayak luas".

Salah seorang peserta mengatakan bahwa pelatihan ini banyak memberi pelajaran, salah satunya tentang jurnalistik dasar. Acara ini juga memotivasi penulis untuk tetap semangat menulis. “Acaranya positif, banyak ilmu kejurnalistikan yag dapat saya ambil, dari yang awalnya tidak tahu tentang jurnalistik, tentang wawancara dengan Polisi, juga menulis berita sekarang menjadi tahu, ” tutup Peserta PJTD lpm Burs@ 2015. (RS/Alim)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus