Skip to main content

Lomba Tongtek Ramaikan Malam Takbir 1436 H di Desa Bulungan

Lomba Tongtek Ramaikan Malam Takbir 1436 H di Desa Bulungan
Pamflate lomba ramadhan dan lomba tongtek IPNU-IPPNU Ranting Bulugan Pakis Aji Jepara
LPMBURSA.COM, Jepara - Setelah satu bulan penuh umat Islam melaksanakan puasa ramadhan maka tibalah moment untuk merayakan hari raya idul fitri. Ada yang merayakan dengan bertemu keluarg, takbiran di mushola atau masjid serta ada yang membuat perlombaan takbir keliling dan sebagainya.

Datangnya hari raya Idul fitri 1436 H, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) desa Bulungan Kecamatan Pakis Aji kabupaten Jepara menyelenggarakan Lomba Tongtek se-Desa Bulungan saat malam hari raya idul Fitri. Lomba tersebut dimulai dari masjid Baiturrahman RW I hingga masjid Masjidurrohman RW 5 dengan jalan kaki.

Pelaksanaan lomba tongtek bertujuan untuk menyiarkan agama islam melalui gema takbir yang dikumandangkan di penjuru desa bulungan serta digunakan untuk ajang silaturahim antar mushola dan masjid di desa Bulungan kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara.

“Malam Takbir hari raya idul Fitri IPNU-IPPNU Ranting Bulungan menyelenggarakan lomba tongtek Se-Desa Bulungan untuk meriahkan datangnya hari raya idul fitri dan ajang untuk bersilaturahim antar mushola dan masjid” tutur Hisyam selaku ketua IPNU ranting Bulungan.

Perlombaan ini merupakan penyelenggaraan ke dua secara beruntun, sebelumnya pernah ada namun tidak secara rutin terlaksana.

“Lomba ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan secara beruntun, sebelum 2 tahun ini pernah ada namun belum terlaksana secara rutin tiap tahunnya.” Imbuhnya.

Harapan besar perlombaan yang dilaksanakan IPNU-IPPNU ranting bulungan dapat dilaksanakan tiap tahunnya dan dapat dijadikan sebagai salah satu keunikan desa bulungan dengan bantuan bantuan seluruh warganya.

“kami berharap dapat terlaksana setiap tahunnya” pungkas Hisyam.

Sebelumnya, IPNU-IPPNU desa Bulungan telah sukses menyelenggarakan lomba ramadhan pada Minggu (12/7) yang di ikuti oleh anak berusia 5-12 tahun. Lomba ramadhan yang dapat diikuti ialah cerkas, adzan, qiroatil quran, sholat dan fashion show islami. (Muwasaun/lpmbursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus