Skip to main content

FSH UNISNU Titipkan Peserta PPL ke PA dan 3 KUA di Jepara

Pembekalan terhadap peserta PPL oleh Pimpinan FSH UNISNU pada hari Minggu, (28/7) di ruang P1 Gedung Hijau UNISNU Jepara
LPMBURSA.COM, Jepara - Dalam dunia pembelajaran tidak terlepas dengan yang namanya Praktik Pengalaman Lapangan, maka dari itu Fakultas Syari’ah dan Hukum membuat PPL yang dilaksapada pada tanggal 3-28 Agustus 2015. Sebelumnya, pada hari Senin, (28/7) Fakultas syari’ah dan Hukum UNISNU Jepara memberikan pembekalan pada mahasiswa yang mengikuti PPL di ruang P1 Gedung Pasca sarjana UNISNU Jepara.

PPL merupakan kegiatan belajar mahasiswa yang dilakukan dilapangan untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis yang diperoleh di kampus dengan pengalaman praktik di lapangan sehingga keahlian khusus yang merupakan target kompetensi fakultas program studi dapat tercapai.

Dalam PPL yang dilaksanakan Mahasiswa akah ditempatkan kedalam 3 KUA yang ada di Jepara yaitu KUA Tahunan, KUA Bangsri dan KUA Pecangaan selama 2 Minggu. Kemudian dilanjutkan dengan PPL yang dilaksanakan di Pengadilan Agama Kabupaten Jepara selama 2 minggu.

“PPL akan dilaksanakan secara bergantian, dilaksanakan di KUA baru kemudian dilaksanakan di Pengadilan Agama Kabupaten Jepara” Ujar Mayadina Rohma selaku wakil dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISNU.

Dalam pelaksanaan PPL yang dilaksanakan FSH UNISNU mempunyai tiga tujuan yang hendak diraih yaitu, pertama, Mahasiswa dapat menambah pengetahuan mengenai hal-hal berkaitan dengan peradilan di lembaga hukum serta institusi yang terkait dengan pelaksanaan hukum keluarga di pengadilan Agama dan Kantor urusan Agama.

Kedua, meningkatkan kemampuan, keahlian dan profesionalitas mahasiswa sesuai dengan kompetensi fakultas, jurusan atau program studi serta mengembangkan ilmu melaui Praktek Pengalaman Lapangan (PPL)

Ketiga, Mengenal dan memberikan pengalaman lapangan secara langsung kepada para mahasiswa tentang ruang lingkup bidang garapan sesuai kompetetnsi keilmuan yang dimiliki agar memiliki skill dan profesionalitas sesuai kompetensi keilmuan masing-masing. (lpmbursa/Muwasaun)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus