Skip to main content

Biro 3 Minta Tahun Ini Tak Ada OSPEK

Penyelenggaraan Ospek UNISNU Jepara
Penyelenggaraan OSPEK UNISNU Jepara Tahun 2014
LPMBURSA.COM, Jepara - Pelaksanaan Orientasi studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) tahun 2015 di Unisnu akan dibuat beda dari tahun sebeumnya. Keputusan tersebut telah disepakati dalam Rapat yang digelar pada Jum’at (31/7) antara pihak Pimpinan yang dihadiri oleh Kepala Biro 3, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dengan Organisasi Kemahasiswaan seperti BEM Universitas, DPM dan BEM Fakultas.

Dalam rapat penyamaan persepsi tersebut telah disepakati beberapa hal mengenai pelaksanakaan OSPEK 2015. Kesepakatan tersebut antara lain tekait nama dari OSPEK itu sendiri yang mengacu pada Surat Edaran Nomor 25/DIKTI/Kep/2014 tentang Panduan Umum Pengenalan Kehidupan kampus Bagi Mahasiswa Baru. Namun terkait nama dari kegiatan tersebut belum disepakati. “Kita ganti saja nama Ospek dengan nama yang lain, karna kototasi Ospek itu identik dengan kekerasan dan perploncoan” tegas Nur Rohman selaku Kepala Biro 3 saat mempimpin rapat.

Selain itu Panitia penyelenggara Kegiatan tersebut juga harus melibatkan unsur Pimpinan karena sesuai dengan Surat Edaran KEMENRISTEK DIKTI Nomor 01/DJ-Belmawa/SE/VII/2015 yang menyatakan bahwa Pengenalan Kehidupan kampus tersebut merupakan Program Istitusi yang juga melibatkan Mahasiswa. Kepanitiaan nantinya akan terbagai menjadi 2 bagian, bagian pertama yaitu kepanitiaan tingkat Universitas yang terdiri dari SC (Pimpinan, Dosen, DPM dan BEM Universitas) dan OC (Seluruh Mahasiswa dari berbagai organisasi tingkat Universitas). Kepanitiaan kedua adalah tingkat Fakultas yang terdiri dari SC (Dekanat dan BEM Fakultas) dan OC (Seluruh Mahasiswa dari berbagai organisasi tingkat Fakultas).

Pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) menurut kalender akademik dilaksanakan pada tanggal 1-5 September 2015 namun dirubah menjadi 2-6 September 2015 yang bertepatan dengan hari Rabu sampai Sabtu. Kegiatan ini pada 2 hari pertama ditingkat Universitas dan 2 hari berikutnya ditingkat Fakultas. “sebelum rapat ini (penyamaan persepsi-red) kami sudah berkordinasi dengan Biro 2 dan para Wakil Dekan, dan kami tidak berani merubah keputusan yang sudah kami buat bersama” tambah Nur Rohman. (lpmbursa/Iklil)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus