Skip to main content

Perpustakaan Tutup, Reguler 2 Tak dapat Layanan

Perpustakaan Tutup,  Reguler 2 Tak dapat Layanan, unisnu jepara
Ilustrasi tutup
LPMBURSA.COM, Jepara - Perpustakaan merupakan suatu tempat yang sangat penting dalam dunia akademik. Buku-buku yang terdapat di Perpustakan merupakan sumber bacaan dan menjadi referensi bagi karya tulis. Maka tak mengherankan bahwa Perpustakaan adalah hal yang paling mendasar terutama dalam perkuliahan. Saking pentingnya Perpustakaan tersebut, fasilitas dan pelayanan pun harus maksimal dan berrstandar nasional bukan hanya sebagai syarat belaka.

Khususnya mahasiswa dalam belajar di kampus diperlukan wawasan yang bersumber dari referensi seperti buku-buku bacaan yang disediakan oleh perpustakaan, sehingga dalam pembelajaran dapat berjalan mulus, dapat bertukar pikiran dengan teman maupun dengan dosen. Untuk itu perpustakaan adalah salah satu jiwa dari dalam pendidikan akademik. Jangan sampai karena keterbatasan perpustakaan mahasiswa kebingungan.

Fasilitas dan Pelayanan Perpustakaan Kampus memang harus diberikan kepada seluruh Mahasiswa tanpa pilih-pilih baik itu dari Reguler 1 mapun Reguler 2 (Non Reguler/Ekstensi). Namun tak dapat dipungkiri bahwa pelayanan yang diberikan masih pilih kasih. Akhir-akhir ini khusunya Mahasiswa Reguler 2 di Gedung Hijau (Fakultas Syari'ah & Hukum, Tabiyah & Ilmu Keguruan dan Dakwah & Komunikasi) UNISNU Jepara belum menerima pelayanan yang diberikan kepada Mahasiswa Reguler 1. Itu terbukti dari jadwal pelayanan yang ada di Perpustakaan tersebut. 

Jadwal Perpustakaan menurut info yang kami terima bahwa Pelayanan buka mulai Hari Senin sampai Jum'at pukul 08:00 – 17:00 WIB, untuk hari Sabtu buka pukul 08:00 – 12:00 WIB saja dan untuk hari Ahad libur seperti pelayanan yang lainnya. Hal inilah yang dikeluhkan oleh Mahasiswa Reguler 2. Mereka merasa didiskkriminasikan dengan adanya aturan tersebut. Sebagian besar mereka efektif Kuliah adalah hari Sabtu dan Ahad dari pagi pukul 08:00 sampai sore sekitar pukul 16:00 WIB. Ini seolah tidak singkron dengan jadwal yang ada di Perpustakaan.

Memang seharusnya pada hari tersebut adalah hari libur bagi seluruh karyawan Kampus UNISNU Jepara termasuk karyawan yang ada di Perpustakaan. Namun seharusnya ada solusi yang sekiranya dapat memfasilitasi seluruh Mahasiwa baik Reguler 1 ataupun Reguler 2.

Mereka juga memiliki hak yang sama layaknya pelayanan yang diberikan kepada Mahasiswa pada umumnya. Akibatnya, mereka kesusahan kalau ingin mencari Refensi untuk mengerjakan Tugas yang di berikan oleh Dosennya. Mereka harus berangkat ke Kampus untuk mengerjakan tugas meskipun tak ada jam untuk Kuliah pada hari tersebut dan hanya untuk menyesuaikan dengan jadwal Layanan buka yang telah ditentukan oleh Perpustakaan. Sebagian besar dari Mahasiswa Reguler 2 adalah orang-orang yang sudah bekerja bahkan ada juga yang sudah berkeluarga. Artinya kalau mereka harus ke Kampus bukan untuk Kuliah tapi untuk mengerjakan tugas dan menyesuaikan dengan jadwal Perpustakaan mereka juga harus rela meninggalkan pekerjaan dan Keluarganya. Memang kuliah itu selain mengeluarkan banyak biaya, tenaga dan fikiran juga banyak mengeluarkan waktu. 

Oleh karena itu, kepala UPT Perpustakaan dapat mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut dan merevisi dengan mempertimbangkan aspek pemanfaatan Fasilitas oleh Mahasiswa Reguler 2. Selain itu, menambah buku-buku didalamnya sehingga mahasiswa Reguler 2 mendapatkan Pelayanan Fasilitas selayaknya mahasiswa reguler 1 pada umumnya. (RS/Zain)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus