Skip to main content

Peluang Kerja Lulusan Fakultas Syari'ah dan Hukum UNISNU Jepara

Fakultas Syari'ah dan Hukum UNISNU, UNISNU Jepara
Penandatanganan MOU Kerjasama antara Unisnu Fakultas Syari'ah dan Mahkamah Agung, Jumat 6 Juni 2015
LPMBURSA.COM, Jepara - Sebagai upaya memantapkan orientasi para mahasiswa dan lulusan, Jumat, 05 Juni 2015 Fakultas Syariah & Hukum UNISNU Jepara mengadakan Diskusi Umum dengan tema “Prospek Pengadilan Agama di Era IT, Peluang dan Tantangan Formasi Pekerjaan dan Jabatan di Lingkungan Mahkamah Agung dan Peradilan Agama bagi Alumni Fak. Syari’ah & Hukum”, dengan narasumber Dr. H. Muhammad Fauzan, SH., MM., MH. (Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung) dan Moderator Drs. H. Suharto M.Ag.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Drs. H. Barowi., M.Ag. berharap dengan acara ini, nantinya mahasiswa dan alumni Fakultas Syari’ah bisa menyiapkan diri untuk berkompetisi dalam peluang dunia kerja formal dan informal yang sesuai kompetensi Fakultas Syari’ah. Selain itu acara ini terselenggara atas dukungan dari Prodi Al-Ahwal Al-Syakhsyiyyah (Hukum Keluarga) dan Prodi Perbankan Syari’ah.

(Baca juga: BPC HIPMI Jepara dan FSH UNISNU Teken Kerjasama Bidang Pendidikan)

Dr. H. Muhammad Fauzan, SH., MM., MH. Memaparkan bahwa lulusan Fakultas Syari’ah & Hukum masih sangat dibutuhkan dalam dunia kerja baik formal dan informal, beliau menjelaskan bahwa untuk mendukung pertumbuhan perbankan syari’ah masih dibutuhkan 400 ribu lulusan sarjana Syari’ah.

Selain itu, dalam bidang Advokad syari’ah baru ada 1,5% dari keseluruhan advokad yang tergabung dalam wadah Peradi. Sejalan dengan hal itu, pemerintah sedang menjalakan program unggulan pelayanan hukum untuk masyarakat kurang mampu “Justice for all” dengan menggandeng Perguruan Tinggi dan advokad.

Diskusi Hukum ini selain dihadiri oleh mahasiswa dan alumni, juga dihadiri oleh perwakilan hakim PA di se-Jawa Tengah (fsh/lpmbursa)

*Artikel diambil dari Facebook Fakultas Syari'ah dan Hukum UNISNU

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus