Skip to main content

Parkir Penuh, Mahasiswa Jalan Kaki

unisnu
Ilustrasi Prkiran Penuh
LPMBURSA.CO, Jepara - Fasililitas demi fasilitas telah diberikan oleh Kampus kepada Mahasiswa untuk menunjang peningkatan kualitas Mahasiswa. Terbukti dari setiap ruangan yang begitu nyaman dan representative untuk digunakan proses belajar mengajar. Pembangunan pun terus dilakukan guna menunjang fasilitas Kampus.

Namun, masih ada yang kurang terkait dengan fasilitas tersebut. Yaitu minimnya Lahan Parkir yang disediakan. Dari 5 halaman parkir yang disediakan yaitu di halaman Gedung Hijau, Selatan Masjid Kampus, Belakang Gedung FEB, depan Gedung Fakultas Saintek dan utaran Gedung Rektorat sebelah Kantin, semuanya dipenuhi mobil dan motor baik dari mahasiswa, Dosen dan Karyawan Kampus UNISNU.

Di Halaman Gedung Hijau Sendiri ketika sudah melewati pukul 10:00 WIB halaman parkir sudah dipenuhi barisan sepeda motor dan mobil yang tertata rapi. Begitupun dengan Halaman Parkir yang ada di Selatan Masjid Kampus. Mahasiswa yang berasal dari Gedung Hijau harus mencari parkiran untuk sepeda Motornya yang masih kosong bahkan sampai ke utara Gedung Rektorat, kemudian harus jalan kaki menuju Gedung Hijau. “Ya, saya parkirkan sepeda motor saya di sebelah kantin utara Gedung Rektorat, dan kembali kesini (Gedung Hijau-red) dengan jalan kaki” ujar salah satu Mahasiswa yang tidak mau disebutkan namanya.

Tempat parkir yang ada dibawah bangunan depan Masjid kampus saat ini juga tidak digunakan lagi lantaran sedang direnovasi untuk Ruang Administrasi Rektorat. Hal itu menambah minimnya ruangan parkir yang tersedia. “Dulu memang dibawah bangunan itu ada lahan parkir tapi sekarang tidak bisa, diatas gedung dulu juga ada tapi sekarang juga tidak bisa digunakan” imbuhnya kepada Reporter LPM Bursa kemarin.

Selain itu kesadaran Mahasiswa dalam memarkinkan sepeda motornya juga kurang. Banyak dari mereka yang ngawur untuk sekedar menatanya, akibatnya Satpam yang terpaksa merapikan sepeda motor tersebut. “Kadang mungkin mereka telat masuk sehingga terburu-buru dalam memakirkan sepeda motornya. Harapannya untuk halaman Parkir diperluas lagi jangan bangunan saja yang dipikirkan tapi Halaman Parkir tidak terfikirkan, Mahasiswa juga harus sadar dan mau memarkirkan sepeda motornya dengan rapi” pungkasnya. (RS/Iklil)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus