Skip to main content

Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara

Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara, UNISNU Jepara
Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara
Kamis, (17/4) Universitas Islam Nahdlatul Ulama’ (UNISNU) Jepara berziarah ke makam pendahulu dan pendiri UNISNU Jepara. Acara tersebut diikuti oleh perwakilan  Rektorat, Fakultas, dewan perwakilan mahsiswa dan Badan Eksekutif mahasiswa baik tingkatan Universitas maupun Fakultas. Kegiatan tersebut sebagai rangkaian disnatalis UNISNU II. Rute ziarah diawali dari kampus UNISNU, Mulyoharjo, Kedung Leper Bangsri, Margoyoso Kajen dan terahir ziarah di Pecangaan.

 “Ini adalah makam bapak Sudibyo Yuwono beliau adalah mantan ketua sekolah tinggi ilmu ekonomi (STIENU)” ucap bapak wahab ketika di pemakaman Mulyoharjo. Ia juga mengatakan ketika di pemakaman bangsri bahwa  pada makam tersebut adalah makam dari bapak Amin sholeh ketua dari fakultas syariah dan hukum pertama kali. Selanjutnya di Kajen rombongan berziarah pada mbah Abdul Salam dan mbah Sahal Mahfud (pendiri INISNU) kemudian terahir bapak Kh. Mahfud Asmawi Pecangaan.

‘Ziarah ini bertujuan agar dosen, karyawan dan mahasiswa mengetahui pejuang pejuang kemerdekaan UNISNU” tutur Hudi,  selaku kaprodi Al Ahwal Asyaksiyah. “Tujuan kegiatan ini untuk meminta doa  para pejuang-pejuang agar UNISNU penuh dengan keberkahan.” Imbuh Hudi

Ziarah dan tahlil dipimpin oleh bapak Wahab  Salem selaku kaprodi komunikasi penyiaran Islam dan barokah doa dipimpin oleh bapak Slamet wakil dekan fakulktas Dakwah dan Komunikasi . Tak lupa dalam rangkaian doa juga tercantum doa khotmil quran yang dibacakan oleh Hudi.

Adanya pembacaan doa khotmil quran karena hari sebelum pemberangkatan dari panitia ziarah  meminta  pada dosen, karyawan, Badan eksekuitif mahsiawa se- Unisnu dan Dewan perwakilan mahasiswa untuk membaca Alquran masing masing masing 1 juz. Pelaksanaan doa khotmil quran dikumandangkan ketika di area pemakaman KH sahal mahfud

Kegiatan ziarah ini disambut baik oleh perwakilan mahasiswa untuk mengingat perjuangan yang telah dibuat oleh pendiri-pendiri UNISNU. Hal ini sangat penting karena mengingat sejarah dari founding father UNISNU akan membuat dan membangkitkan semangat dari pendahulu dapat tersalur melalui jiwa-jiwa yang baru.  “Acara ini sangat bagus untuk dilaksanakan setiap tahunnya agar semua jajaran unisnu dari rektorat sampai mahasiswa mengetahui akan sejarah” harapan Gubernur Fakultas Syari’ah dan Hukum. (Redaksi LPM BURSA)

Galery Foto:
Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara
Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara

Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara, UNISNU Jepara
Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara

Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara, UNISNU Jepara, Hikmah Ziarah Kubur
Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara, UNISNU Jepara

Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara, UNISNU Jepara, Hikmah Ziarah Kubur, Hikmah
Ziarah Kubur Pendiri UNISNU Jepara, UNISNU Jepara, Hikmah Ziarah Kubur

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus