Skip to main content

Totalitas Berproses di Jurnalistik

UNISNU, Majalah SHIMA, Redaksi SHIMA, Edisi 14
Foto Redaksi SHIMA
Alhamdulillahirabbil'alamin, Pembaca yang selalu dirahmati oleh sang pencipta alam semesta serta untaian  rasa Syukur akan selalu kami ucapkan kehadirat Allah SWT yang selalu memberikan kesehatan kepada Tim Redaksi dalam menyelesaikan Majalah SHIMA Edisi XIV April. Sholawat Serta Salam selalu tercurah pada nabi revolusioner kita Nabi Muhammad SAW. Nabi yang selalu menjadi panutan pijakan bagi setiap tindak tanduk setiap umat islam yang ada di dunia syafa'atnya yang selalu ditunggu di yaumul qiyamah kelak.

Ucapan terimakasih kepada seluruh Tim redaksi Majalah SHIMA Edisi XIV April yang selalu bersemangat dalam mengerjakan setiap tugas yang diamantkan kepadanya. Walaupun pengerjaan majalah kali ini ditengah-tengah liburan semester namun anggota selalu bersemangat dalam mengerjakan majalah.

Ditengah-tengah kejumudan menulis dikalangan mahasiswa UNISNU, Lembaga Pers Mahasiswa BURSA fakultas Syari'ah dan Hukum hadir menjadi salah satu penggerak dunia menulis dikampus. Terbukti dengan hadirnya majalah edisi ke 14 yang ada ditangan pembaca menjadi tolak ukur akan keaktifan redaksi dalam menulis serta membedah dan memberikan solusi terhadap problem yang urgen dalam masyarakat.

Realita maraknya kekerasan terhadap anak yang ada dimasyarakat menjadi sebuah acuan redaksi majalah SHIMA dalam mengangkat tema “Waspada Kekerasan terhadap Anak” pada majalah edisi kali ini. Entah bagaimana anak yang seharusnya mendapat pendidikan yang layak seringkali menjadi kambing hitam dalam masyarakat bahkan ada sebuah budaya yang mengamini akan adanya kekerasan terhadap anak mengatasnamakan akan pendidikan terhadap anak. Semuanya problem kekerasan terhadap anak akan dikupas secara tuntas dalam majalah ini.

Ada sebuah ungkapan bahwa “tiada gading yang tak retak” menjadi sebuah keyakinan bagi redaksi bahwa dalam proses penyajian majalah ini pasti banyak akan kekurangan yang ada. Sehingga tim redaksi meminta maaf pada pembaca bila ada sebuah tidak kepuasan bagi pembaca. (S)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus