Nur Rohman, Prihatin atas Peserta lomba Karya Tulis Ilmiah

unisnu, lpm bursa
Unisnu Jepara
LPMBURSA.COM, Jepara - Acara tasyakuran Dies Natalies yang ke 2 digelar di lantai 3 gedung Rektorat pada Sabtu, (25/4)  pukul 13.30, dapat berjalan lancar. Acara ini diikuti oleh para dosen UNISNU dan para mahasiswa perwakilan dari fakultas dan Himpunan Jurusan. Selain diikuti dosen dan mahasiswa juga ada tamu undangan dari wakil rektor universitas lain dan pejabat daerah kabupaten Jepara. Juga ada beberapa siswa SMA yang mengikuti acara ini.

Acara ini dimulai pembukaan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Bapak Barowi dekan fakultas Syari’ah dan Hukum. Kemudian dilanjutkan dengan laporan dari ketua Dies Natalies kedua yang disampaikan oleh Bapak Nur Rohman. Beliau menyatakan bahwa pelaksanaan Dies Natalies kali ini begitu meriah dengan terselenggaranya berbagai acara dan lomba baik tingkat SMA maupun mahasiswa. Acara Dies Natalies kali ini dibuka dengan seminar nasional yang diadakan oleh fakultas Syari’ah dan Hukum pada tanggal 31 Maret 2015 di pendopo kabupaten Jepara.

Selain itu beliau juga mengumumkan hasil lomba yang telah terlaksana selama pelaksaan Dies Natalies. Namun saat beliau sampai pada pengumuman hasil lomba karya ilmiah tingkat mahasiswa, beliau merasa prihatin. Pasalnya lomba ini hanya diikuti oleh empat siswa saja sehingga semuanya mendapat juara. Beliau menyayangkan hal ini karena ini menunjukkan kurangnya minat mahasiswa untuk menulis dan menghasilkan karya yang ilmiah.

Menurtut beliau acara puncak Dies Natalies akan berlangsung Sabtu malam (25/4) yaitu pengajian Bapak Ngatawi. Kemudian Minggu pagi akan dilaksanakan color run party yang akan diikuti oleh sekitar dua ribu orang baik mahasiswa maupun dari luar. 

Selanjutnya Smbutan dari Bapak Ali Irfan selaku ketua Yaptinu. Pembawaan beliau yang santun dan pandai menggunakan kata-kata yang membuat sambutan beliau disambut dengan gelak tawa oleh para tamu. Beliau berharap agar UNISNU ini bisa menjadi universitas yang unggulan dan dipercaya oleh masyarakat. Juga menghasilkan mahasiswa yang cendekia dan berakhlaqul karimah seperti moto UNISNU. (Redaksi/Sri)


0 Comments