Skip to main content

TATA TERTIB UAS UNISNU JEPARA 2014-2015

UAS UNISNU, Peraturan, tata tertib UAS UNISNU, UNISNU, Peraturan UNISNU, peraturan UAS UNISNU, Peraturan.
Peraturan UAS
Unisnu Jepara akan melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) mulai 29 Desember 2014. Dalam menyelenggarakan UAS pihak kampuspun tidak lupa menetapkan peraturan bagi pesrta Ujian Akhir Semester. Bagi Mahasiswa-Mahasiswi yang belum mengetahui peraturan UAS, redaksi LPM BURSA mendapatkan Informasi tentang TATA TERTIB UAS UNISNU JEPARA 2014-2015 sebagai berikut.

A. KETENTUAN UMUM
1. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal adalah mahasiswa UNISNU Jepara yang pada hari pelaksanaan UAS resmi tercatat pada Fakultas dan telah melakukan herregistrasi.
2. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal adalah mahasiswa UNISNU Jepara yang telah memenuhi persyaratan administrasi perkuliahan dan atau administrasi keuangan. Pelacakan tepenuhinya administrasi perkuliahan diserahkan sepenuhnya kepada kebijakan Dosen Pengampu mata kuliah. Sedangkan administrasi keuangan dibuktikan dengan pengesahan kartu tes oleh bendahara universitas.
3. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal wajib mentaati seluruh peraturan tata tertib pelaksanaan UAS Semester Gasal.
4. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal yang datang terlambat maksimal 30 menit , hanya diperbolehkan masuk ruang UAS setelah mendapatkan ijin tertulis dari Ketua Panitia UAS dan mengerjakan UAS sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh Panitia dan tidak ada tambahan waktu mengerjakan UAS.

B. KEWAJIBAN DAN HAK

1. Kewajiban Peserta
a. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal berkewajiban menjaga ketenangan selama ujian berlangsung
b. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal berkewajiban membawa kartu peserta UAS selama mengerjakan soal di ruang ujian.
c. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal berkewajiban mengisi daftar hadir yang telah disediakan panitia.
d. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal berkewajiban mengenakan pakaian yang sopan (baju hem berkerah) dan bersepatu.
e. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal berkewajiban membubuhkan identitas pada lembar jawab secara lengkap dan jelas.

2. Hak Peserta
a. Peserta Ujian Akhir Semester berhak atas pelayanan administrasi UAS.
b. Peserta Ujian Akhir Semester berhak mendapatkan informasi tentang pelaksanaan UAS bilamana terjadi keraguan dalam teknis pelaksanaan.
c. Peserta Ujian Akhir Semester berhak atas nilai mata kuliah yang diujikan dari dosen pengampu.

C. LARANGAN DAN SANKSI
1. Larangan
a. Peserta Ujian Akhir Semester Gasal dilarang :
1) Menanyakan jawaban kepada peserta lain
2) Bekerja sama dengan peserta lain dalam bentuk memberi dan atau menerima jawaban.
3) Berperilaku tidak jujur dengan berupaya menyontek dan sejenisnya.
4) Memperlihatkan pekerjaan sendiri atau melihat pekerjaan peserta lain.
b. Peserta Ujian dilarang menghilangkan / tidak membawa kartu peserta UAS.
c. Peserta Ujian dilarang memindahkan tempat duduk yang telah diatur oleh Panitia UAS.
d. Peserta Ujian dilarang membawa masuk alat komunikasi (HP) dan laptop ke dalam ruang ujian atau dititipkan di meja pengawas.

2. Sanksi

a. Peserta yang melanggar larangan sebagaimana dalam point 1 huruf a diatas dikenakan sanksi oleh pengawas ruang berupa: peringatan lisan, dicatat dalam berita acara dan terakhir di keluarkan dari ruang ujian
b. Peserta yang melanggar larangan point 1 huruf b diatas wajib mengganti biaya administrasi sebesar Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah) dan dibayar tunai kepada Bendahara Panitia UAS.
D. KETENTUAN LAIN
Hal-hal lain yang belum termaktub dalam Tata Tertib ini akan diatur kemudian melalui pengumuman, edaran dan media informasi lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus