Skip to main content

LOMBA MAPEL KKMA Se-JEPARA



UNISNU, LPM Bursa -Minggu (20/12) kampus UNISNU Jepara menjadi tempat penyelenggaraan lomba Mata Pelajaran (MAPEL) ke 4 yang diadakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 kabupaten Jepara. Ada 492 peserta yang mengikuti lomba kali ini dan serta 19 mata pelajaran yang akan diperlombakan. “hanya madrasah yang berasal dari karimun jawa yang tidak mengikuti lomba dikarenakan ada ombak yang menghalangi pemberangkatan” tutur Muh diselaku Kemenag kabupaten Jepara.

Selain sebagai Lomba MAPEL kegiatan ini juga digunakan sebagai Ukwah antar anggota KKMA 02, meningkatkan kwalitas madrasah, serta sebagai ajang persiapan bagi siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Madrasah yang akan segera dilaksanakan.

Dalam perlombaan kali ini menggunakan sistem bila jawaban benar akan mendapatkan nilai empat poin, apabila salah mendapatkan minus satu poin dan apabila tidak menjawab akan mendapat nol poin.

Dalam perlombaan kali ini memperebutkan piala KKMA 02. Yang mana nantinya pemenang tidak mendapatkan uang pembinaan namun diharapkan ini menjadi sebuah momen yang bersejarah bagi siswa untuk proses kedepan. “pengalaman adalah momen yang berharga” tutur Sa'dullah assaidy selaluku Wakil rektor 1 UNISNU Jepara.

Meneruskan Kuliah
UNISNU sebagai tuan rumah pun tidak lupa untuk memberikan informasi kepada peserta lomba. Bahwa UNISNU sebagai Universitas NU terbaik adalah tempat terbaik bagi peserta lomba untuk meneruskan perkuliahan. Selain tempat yang tidak jauh, UNISNU adalah kampus yang murah dalam masalah pembiayaan perkuliahan. “saya mengharapkan Separuh dari peserta lomba ini akan meneruskan perkuliahan di UNISNU Jepara” tutur Muhdi dalam sambutan yang disampaikan kepada peserta.R.S. Yazid

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus