Skip to main content

Pimpinan UMUM Baru LPM BURSA


 
unisnu, leader
LPJ Kepengurusan LPM BURSA periode 2014-2014 yang diawali oleh Dofri Sofwatul Anam. 

LPMBURSA.COM, Jepara - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) BURS@ baru-baru ini melaunching Grand Produknya yaitu Majalah SHIMA edisi XIII diruangan 1A Jum’at (12/9) lalu. Selain agenda Launching, LPM BURSA juga melaksanakan Reorganisasi yang ke VII untuk menentukan Pimpinan Umum satu tahun kedepan.

“Dalam Periode biasanya, LPM Bursa bisa mencetak 2 Majalah. Namun, karena masa kepengurusan yang hanya setengah periode kita hanya dapat mencetak 1 Majalah dengan kurun waktu 8 bulan” Kata Dofri PU Periode 2013-2014.

Beliau juga mengatakan bahwa dalam proses pembuatan majalah pihaknya sudah mengkondisikan Narasumbur dari dalam dan luar kota bahkan sampai luar provinsi seperti Semarang, Aceh, Kalimantan dan lain sebagainya. “Karena keterbatasan komunikasi kami akhirnya proses lobbying pun belum bisa terjalin dengan baik yang mengakitkan belum bisa mengisi majalah pada edisi kali ini.” Tambah Dofri saat pembukaan launching dan Reorganisasi kemarin.

Dalam Reorganisasi dan Pemilihan calon Pimpinan Umum, setidaknya terdapat 4 calon PU, yaitu M. Noor Sahid, Misbakhus Sholihin, Agil Muthomthom dan Muwasaun Niam. Dari keempat calon tersebut setelah melalui mekanisme yang ada akhirnya Muwasaun Niam terpilih sebagai Pimpinan Umum LPM Burs@ untuk periode satu tahun kedepan.

“Saya mengucapkan terima kasih pada sahabat-sahabati yang telah memilih dan memberi kepercayaan kepada saya sebagai PU LPM BURSA, namun ini juga merupakan sebuah tanggung jawab yang besar yang dimana Maju atau mundurnya LPM BURSA tidak tergantung pada ketua umum namun tanggung jawab kita secara bersama.” Ujar PU terpilih Muwasaun Niam.

Niam juga mengharapkan adanya partisipasi dari kader LPM Bursa agar selalu ikut membangun LPM BURSA dengan memberikan sumbangsih pikiran ataupun kritikan bagi kemajuan organisasi kedepan. Dengan sumbangsih pikiran dan kritikan nantinya kepengurusan kedepan akan Solid dan Unggul.

“Dengan kepengurusan yang solid dan unggul diharapkan nantinya kita mampu menjadi Lembaga Pers Mahasiswa yang dapat disegani baik itu dilingkungan kampus ataupun diluar kampus.” Tambah Niam dengan penuh semangat.

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus